Thursday, May 14, 2009

KOPIAH JANGANG

Kopiah atau songkok sudah lumrah menjadi penutup kepala bagi kaum pria. Terutama bagi kaum muslim, dipakai sebagai perlengkapan shalat. Berbagai macam bentuk dan bahan yang dipakai untuk membuat kopiah telah menjadikan kopiah sebagai penutup kepala yang umum dipakai oleh siapa saja.


Di Samarinda, terdapat Kopiah Jangang. Kopiah ini aslinya berasal dari Kalimantan Selatan. Di banyak Art Shop dan toko cinderamata, Kopiah Jangang di jual sebagai bagian dari pernak pernik cinderamata khas Samarinda.

Bentuknya menyerupai kopiah biasa. Ada pula yang berbentuk bulat dan biasanya hanya terdiri dua warna saja: coklat dan kuning rotan.

Kopiah Jangang nyaman untuk dipakai karena kopiah penutup kepala ini mempunyai banyak ventilasi angin. Jangang merupakan sejenis tanaman rumput-rumputan yang khas di Kalimantan dan diawetkan dengan metode tertentu selanjutnya di anyam secara manual (tangan).

Harga yang ditawarkan berkisar antara Rp.25.000 hingga Rp.50.000,-. Namun ada juga yang berharga hingga ratusan ribu karena berdasarkan kerenggangan anyaman yang dipakai. Kopiah Jangang terbilang awet dan tahan terhadap air. Tidak berbau.

5 comments:

Catur Ariadie said...

wah saya selama tinggal disamarinda tidak tahu jika namanya Kopiah Janggah, saya sering menyebutnya Peci saja, hehehe...

tinggal dmn mas?? saya juga orang samarinda, salam kenal...

Samarinda said...

Kopiah atau peci...sama saja yaa..cuma beda sebutannya saja.

Tinggal di Komperta (Komplek Samping Pertamina...he...he...he...)

Terima Kasih dah mampir ke blog ini...

Paluhlimbuy said...

Mmmm... aku pernah pake sekali kupiah jangan ini.. tapi gatel2 palaku... mungkin karena gak pake shampoo kali yach

Samarinda said...

Kehalusan kalo' yan...? Paki yg agak longgar an...nyaman ai...

habibie reza said...

Mau dong, kopiah jangang-nya? :)